Totopedia Bareskrim Hancurkan barang bukti obat dari laboratorium gelap di Bali

sitekit.co.id - Totopedia Bareskrim Hancurkan barang bukti obat dari laboratorium gelap di Bali
sitekit.co.id - Totopedia Bareskrim Hancurkan barang bukti obat dari laboratorium gelap di Bali

sitekit.co.id – Direktorat Jenderal Tindak Pidana Narkoba Polres Bareskrim menghancurkan barang bukti dari Link Totopedia pengungkapan kasus laboratorium kelam di Canggu, Bali. Kombes Arie Ardian Rishadi, wakil direktur tindak pidana narkoba Satuan Reserse Kriminal Polri, mengatakan pihaknya juga didampingi rektor MABES Polri.

“Telah terjadi perubahan bukti berupa berbagai cairan kimia Pelkasol, yang merupakan hasil ekspresi laboratorium rahasia atau kelam di Canggu, Bali,” kata Ali dalam keterangannya, Kamis (13/6/2024).

Bacaan Lainnya

Kemudian, Arie mengatakan pergeseran barang bukti akan berlangsung sekitar pukul 13.00 WITA dan menuju Semarang, di Jawa tengah, tepatnya PT Wastek, diperkirakan tiba pukul 02.00 WIB.

Tidak hanya itu, pergeseran tersebut juga disegel melalui tata cara yang ditetapkan pada saat Link Totopedia pencantuman dalam kendaraan khusus, dan juga disaksikan oleh jaksa Kejaksaan Agung dan tokoh masyarakat oleh pengacara tersangka.

“Para tersangka dihadirkan secara daring dan dihadiri oleh Link Totopedia pengurus dan kuasa hukum Sunivillage Bali di bawah pengawasan Rektor Mabes Polri,” katanya.

Diketahui tim gabungan Direktorat Jenderal Narkoba Bal Krimpol, Bea Cukai Jakarta, Bea Cukai Bali, Imigrasi Bali, Direktorat Narkotika Polda Bali dan Polda Badung menangkap 4 tersangka.

Dari 4 tersangka, 3 adalah orang asing, yaitu Ivan Volovod (31) dan Mikhayla Volovod (31) dari Ukraina, dan satu lagi Link Totopedia dari Rusia, Konstantin Krutz. 1 tersangka lainnya adalah warga negara Indonesia berinisial LM, kaki tangan Freddie Pratama.

Tersangka didakwa sehubungan dengan Pasal 35, Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Tahun 2009 tentang narkotika berdasarkan Pasal 114, Ayat 2 Anak Perusahaan Pasal 113, Ayat 2, Pasal 112, Ayat 2, Pasal 129, Ayat a dan Pasal 111, Ayat 2 dan didenda paling sedikit 5 tahun penjara, paling banyak hukuman mati, paling sedikit 10 miliar rupiah dan paling banyak 100 miliar rupiah. Itu.

Pos terkait